![]() |
| Bambu |
Rubrik: Hutan Kita
Hutan ibaratkan rambut-rambut yang tumbuh di atas bumi sebagai kepalanya. Banyak manfaat maupun hasil produksi yang dihasilkan dari hutan, salah satunya adalah kertas yang dekat dengan kehidupan kita. Akan tetapi, tahukah Kamu siapa orang pertama yang menyumbangkan idenya dalam menghasilkan kertas yang sampai detik ini banyak sekali manfaat yang kita rasakan dari kertas tersebut.
Pria kelahiran Guiyang (sekarang di wilayah propinsi Hunan), Ts’ai Lun, adalah orang pertama penggagas munculnya kertas hingga diproduksi dengan cara modern sekarang. Dia hidup sekitar tahun 105 M pada zaman Kekaisaran Ho Ti di daratan Cina.
Pada masa itu, orang Cina telah menguasai tulisan. Waktu itu tulisan dibuat di atas irisan-irisan bambu tipis yang sudah dikeringkan yang mana bambu tersebut sangat banyak di Cina pada masa itu.
Ts’ai Lun adalah termasuk salah seorang yang bisa menulis. Dan ia pun sering menulis di atas irisan bambu. Kebiasaan inilah yang akhirnya mengilhaminya untuk membuat kertas dari bambu.
Ide itu langsung dikerjakannya dan ia pun mempersiapkan peralatan dan bahan–bahan pembuatan kertas.
Potongan-potongan bambu yang telah dikumpulkannya direndam di dalam air. Bambu yang telah direndam lalu diangkat dan dimasukkan ke dalam bak yang telah dilapisi besi. Bak yang berisi bambu tersebut diletakkan di atas tungku yang menyala. Bambu-bambu itu kemudian dilumatkan. Setelah itu lumatan bambu diambil sedikit demi sedikit dan ditumbuk kembali di dalam lumpang agar lebih halus. Setelah adonannya benar-benar halus lalu diletakkan di atas alat cetak. Adonan bambu tersebut dibentuk menjadi lembaran-lembaran kertas. Lembaran kertas yang telah jadi diratakan atau di- press dengan alat press berupa papan yang telah diberi beban. Kemudian dikeringkan di atas papan-papan.
Jadilah kertas buatan Ts’ai Lun yang sampai saat ini bisa kita gunakan dalam berbagai keperluan.
Kita tahu bahwa kertas adalah sesuatu yang terkadang terlihat sepele, tetapi butuh proses yang cukup panjang hingga mencapai suatu produksi modern.
Kita pun bisa menciptakan sesuatu layaknya Ts’ai Lun, asalkan kita berani menuangkan ide yang kita miliki dan kerja keras tentunya. Karena Allah SWT mengilhami kita kelebihan-kelebihan tertentu. Galilah kelebihan itu dan buatlah menjadi sesuatu yang berguna bagi ummat.
Wassalam...
Disadur dari 105 Tokoh Penemu dan Perintis Dunia
(Karangan Badiatul Muchlisin Asti & Junaidi Abdul Munif)
Emil Hani (Pendidikan Matematika 2008)

0 komentar :
Posting Komentar