Hapus Air Mata Pertiwi
Karya: Zulfan Matahari Terakhir (Pemenang III Lomba Cipta Puisi PSI UKMI ArRahman)
Berseruling selongsongan proyektil
Menabuh genderang dari abu menjadi debu
Generasi negeri murung menyisih diri
Lha...Korupsi kok terdholimi?
Pengantin– pengantin kecil katanya teroris
Mengapa mahajana century hanya poling
Mereka bilang inilah jalan kebenaran
Tapi mengapa debu menjadi abu
Muftihati bersetubuh dengan nadir berselimut mungkar
Bhinneka dalam sutasoma merangkuh annasir dalam diri
Tapi kau generasi tak tau diri
Banjir kau tangisi, terik aku maki, padahal hutan kau jarahi
Durhaka rahim pertiwi melahirkan generasi
Kubebaskan dengan kasih sejauh ku terlelap
Secepat itu kau menyeruput menggagahiku
Padahal kau lahir dari rahim ku sebelum kau tahu
Kering air mataku menyesali rahimku
Tapi kutub sekalipun kan mencair
Membadai karena beringasmu
Biarkan aku memacul dengan pacul di negeri yang tumpul
Memahat samurai belati kecil di padang pagi
Amsal lusa di senja hari bukan generasi patah negeri
Cinta rakusmu menyisahkan perih
Jangan kau tuba yang haram menjadi halal
Dalam darah belati kecil
Ia takkan rakus menjadi politikus ibu negeri sendiri
Sebab generasi negeri berbudi tau diri berbakti
pertiwi
Hapus Air Mata Pertiwi
Posted by UKMI Ar-Rahman UNIMED
|
|
0 komentar :
Posting Komentar