Home » » MEWUJUDKAN UNIMED ISLAMI DALAM MENYONGSONG INDONESIA ISLAMI BERBASIS KADER MATANG RUHIYAH JASADIYAH DAN FIKRIYAH

MEWUJUDKAN UNIMED ISLAMI DALAM MENYONGSONG INDONESIA ISLAMI BERBASIS KADER MATANG RUHIYAH JASADIYAH DAN FIKRIYAH

Posted by UKMI Ar-Rahman UNIMED

(ketum 2010/2011 sarianto)
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa menaati Allah dan rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah pendapat kemenangan yang besar”
(Q.S. Al-Ahzab[33]: 70-71)
            Lingkungan kampus merupakan lingkungan yang paling efektif dalam menjalankan mobilitas dakwah. Hal ini disebabkan kampus adalah basisnya para pemuda yang tengah matang-matangnya dalam berpikir. Karena itu, adalah wajar jika dakwah memprioritaskan pembinaan mereka sebelum pembinaan kelompok lainnya.
            Berdasarkan shirohnya, Rasulullah menjadikan para pemuda sebagai sasaran dakwah yang utama. Dalam tahapan awal di Makkah, tidak ada satu sahabat beliau pun yang rendah akalnya atau berusia di atas beliau kecuali istri pertama beliau Siti Khadijah rah. Mereka di antaranya:
1.      Abu Bakar Ash Shiddiq, seorang ahli sejarah Quraisy
2.      Ali Ibn Abi Thalib, remaja yang sangat cerdas dan tangkas, menjadi harapan para pemuda Quraisy
3.      Utsman Ibn Affan, ahli ekonomi di masanya
4.      Umar Ibn Khatthab, pemuda berwibawa yang memiliki jiwa kepemimpinan yang menonjol
5.      Bilal Ibn Rabbah
6.      Zaid Ibn Haritsah
7.      Saad Ibn Abi Waqash
            Fitrahnya, generasi muda khususnya mahasiswa lebih mudah disentuh dengan siraman ruhiyah yang dapat menghasilkan keimanan yang didukung beberapa faktor, diantaranya;
a.       Sebagai kalangan intelektual, mahasiswa umumnya memiliki kesiapan untuk menerima islam sebagai Diin Ilmu dan amal
b.      Suasana kampus memberi keleluasaan untuk pengkajian studi-studi islam
c.       Mahasiswa terbukti merupakan motor penggerak perubahan masyarakat sepanjang masa
d.      Mahasiswa bersifat kreatif dan inovatif yang berpotensi penting bagi pergerakan (mahasiswa berpotensi sebagai anasirut taghyir)
e.       Mahasiswa terbukti mampu mempengaruhi opini umum masyarakat dan memberi rangsangan bagi kelompok-kelompok lain.
Itulah beberapa alasan mengapa dakwah difokuskan pada pemuda. Pada bagian terakhir dijelaskan bahwa mahasiswa mampu menjadi pewarna atau dengan kata lain mampu memberikan pengaruh terhadap opini publik. Kemudian pada akhirnya akan mewujudkan sosok pemimpin yang ideal yang mampu mengantarkan negeri ini pada kejayaan islam.
            Kemudian pembahaan mengenai dakwah ini akan kita kerucutkan ranahnya di Universitas Negeri Medan di mana sangat potensial terhadap perkembangan dakwah.

Unimed, Ranah Dakwah Kita
            Seperti telah dinyatakan di atas bahwa UNIMED merupakan ranah yang cukup potensial terhadap kejayaan islam. Mayoritas mahasiswa UNIMED adalah muslim, lingkungannya terbuka dalam arti tidak ada larangan khusus mengenai lajunya mobilitas dakwah, dan fasilitas-fasilitas untuk training juga cukup memadai baik yang sifatnya indoor maupun outdoor. UNIMED juga basisnya masyarakat intelektual yang tidak begitu sulit dalam memahamkan islam kepada mereka.
            Akan tetapi, dalam praktiknya hal ini tidak terlaksana sesuai dengan faktor-faktor pendukung yang ada. Mereka memiliki anggapan bahwa dakwah itu bukanlah suatu hal yang penting atau dianggapnya dakwah itu adalah tugasnya ustadz-ustadz yang dengan elegan berdiri di sebuah mimbar pada acara-acara hari besar islam. Padahal kita semua adalah Da’i yang di hari akhir nanti akan dimintakan pertanggungjawaban atas sosok da’i kita di dunia.
            Alasan di atas mungkin lebih tepat ditujukan kepada muslim aamah atau aktifis dakwah kampus (ADK) yang kurang terpahamkan karena memang kurang memedulikan hal-hal kecil seperti itu. Konon alasan untuk para ADK yang benar-benar telah dipahamkan apa, sehingga dakwah ini seolah-olah semakin hari stagnan bahkan mundur? Maka sebagai seorang ADK ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merealisasikan dakwah di UNIMED ini, antara lain:
1.      Persiapan kader
2.      Tahapan-tahapan dakwah
3.      Strategi dakwah kampus
4.      Prospek dakwah kampus

1. Persiapan Kader
Untuk mensukseskan dakwah di UNIMED ada 3 (tiga) persiapan yang cukupmendasar bagi seorang ADK yang menjadi perimbangan pertumbuhan dakwah itu sendiri, yaitu:
1)      Kader aktifis dakwah kampus di UNIMED harus mampu berdakwah fardhiyah. Mereka dikhususkan dalam menunjang dakwah zhohiroh dan ditempatkan sebagai anggota tetap masyarakat kampus. Mereka mampu menjadi pelopor-pelopor aktifitas dakwah zhohiroh, menjadi qudwah dalam amal Islami dan menjadi tonggak-tonggak Islamisasi kampus di UNIMED.
Jadi, di sini seorang kader selain kuat secara jasmani terlebih ruhiyahnya. Amatlah memprihatinkan jika seorang kader amalan-amalannya kering. Sehingga apa yang diucapkan tidak menjadi hikmah tersendiri bagi objek dakwahnya.
2)      Pengarahan dakwah di UNIMED haruslah sesuai minhaj, di sini bukanlah berarti bahwa dakwah itu sifatnya kaku. Tanpa menghilangkan asholah tetapi dapat diterima oleh masyarakat kampus UNIMED. Ini dilakukan oleh elemen-elemen gerakan dakwah terkait secara hati-hati dan matang, melibatkan aktifis dakwah kampus yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta yang memilki keterlibatan terhadap kampus. Apalagi kita tahu bahwa di UNIMED tidak sedikit kader-kader dakwah yang telah dudukdalam fungsionaris Universitas, Fakultas, maupun Jurusan.
Pengarahan dakwah kampus sesuai dengan minhaj ini juga yang mampu menonjolkan karakter dakwah kita sehingga menjadi percontohan bagi wajiha-wajiha lain.
3)      Memaksimalkan kerja Lembaga Dakwah Kampus sehingga mampu menjadi bungkus pergerakan di UNIMED yang pada akhirnya dapat menjadi suatu warna yang khas dan diminati oleh mahasiswa muslim yang aamah karena kebersihan dan kebaikan penampilannya.
Dengan akselerasi ketiga persiapan di atas, dakwah kampus di UNIMED Insya Allah dapat dilaksanakan dengan sebaik mungkin.

2. Tahapan-tahapan Dakwah
Di lingkungan kampus UNIMED, dalam menyampaikan dakwah tidaklah dengan langsung memberikan pemahaman-pemahaman yang berat kepada para objeknya. Oleh karena itu, ada beberapa tahapan dalam menjalankan dakwah ini, yaitu antara lain:
a. Tahap Perkenalan dan Penyampaian
   Merupakan tahap yang sangat awal sekali, di mana pada tahapan ini dakwah bertujuan menyampaikan hal-hal yang mendasar tentang keislaman. Kemudian merubah pandangan-pandangan jahiliyah menjadi pandangan islami.
   Transformasi Antipati menjadi Simpati
b.Tahap Pembinaan
   Pada tahap ini mulai memberikan perhatian lebih kepada objeknya dengan tujuan penanaman sebuah fikroh islami dan juga mulai memberikan latihan amalan mutaba’ah yaumiah agar ruhiyahnya lebih kokoh.
   Transformasi Simpati menjadi Pendukung
c. Tahap Pengorganisasian
   Tahapan penataan barisan dakwah itu sendiri agar individu-individu yang beramal tersebut bisa terkoordinasi dengan baik, sehingga dakwah di kampus dapat bersinergi dan mempunyai sebuah tujuan bersama.
   Transformasi Pendukung menjadi Kader Terorganisir
d.            Tahap Penjagaan
Di sini, kader yang telah terorganisir dikuatkan dengan melakukan silaturahim baik secara jama’i maupun pribadi. Hal ini dilakukan karena fenomena sekarang ini tidak sedikit kader yang berada pada titik kejenuhan hingga pada akhirnya berdampak pada kader lainnya.
Transformasi Kader Terorganisir menjadi Kader Kokoh
e. Tahap Pelaksanaan
Tahapan pelaksanaan ini memberikan penekanan pada sebuah hasil yang diridhoi Allah sehingga memberikan dorongan untuk bekerja dan merupakan sebuah tahapan di mana objek dakwah terdahulu bertransformasi menjadi subjek dakwah yang terjun di masyarakat umum.

3. Strategi Dakwah Kampus
Berbicara mengenai strategi, tentu kita terbayang dengan langkah apa saja yang akan diambil dalam melaksanakan dakwah ini. Untuk UNIMED, ada strategi yang cukup ideal untuk diterapkan, yakni:
a.       Memberikan pelayanan tentang kebutuhan-kebutuhan mahasiswa umumnya. Langkah ini cukup ideal saat penerimaan  mahasiswa baru. Kita tahu bahwa mereka pasti akan mengalami kebingungan dalam hal administrasinya oleh sebab itu, kitalah yang harusnya bertindak mempermudah memberikan bantuan agar mereka merasa dipermudah.
b.      Menyebarkan informasi. Ini bisa dilakukan melalui mading, menyebarkan selebaran-selebaran, menerbitkan buletin dan lain sebagainya. Di sini peran aktif Syi’ar dan kaderisasi.
c.       Membangun opini yang terkait dengan kepentingan dakwah. Ini bisa saja dengan memunculkan issu umum yang fakta dan kemudian kta menawarkan solusi islami dalam menyelesaikannya. Islam adalah solusi dari semua permasalahan
d.      Mengembangkan kemampuan SDM kader berdasarkan bidangnya, sehingga mampu memanfaatkan potensinya dalam berdakwah di fakultas ataupun jurusannya.
e.       Mencetak figur-figur massa. Ini akan sangat efektif  saat pemilihan SEMA fakultas maupun universitas. Kita bisa mempercayakan salah seorang kader kita yang dianggap sangat kompeten dalam birokrasi senat.
f.       Menghimpun tokoh dan pakar yang siap memberikan kontribusi pemikiran dan pengaruhnya demi kepentingan dakwah. Strategi ini mempermudah kita saat kita melaksanakan training, seminar, dan lainnya yang telah kita agendakan sebelumnya. Sehingga meringankan kita dalam hal pembiayaan misalnya mengenai fee untuk pembicaranya.
g.      Membangun jaringan kerjasama dengan lembaga/organisasi lain. Ini sangatlah baik selain mempererat tali silaturahim juga dapat mempermudah kita dalam memperluas syi’ar islam. Strategi ini juga sangat efektif dalam membuang jauh-jauh asumsi mengenai Lembaga Dakwah Kampus terkesan inklusif.
h.      Berorientasi pada kemampuan menjadi komponen penekan yang efektif bagi para pengambil kebijakan di kampus maupun pemerintahan.

4. Prospek Dakwah Kampus
            Adapun prospek dakwah kampus di UNIMED di masa yang akan datang  ini adalah menciptakan kampus UNIMED yang islami sehingga mampu melahirkan kepemimpinan sejati yang pada akhirnya mewujudkan negara Indonesia yang islami pula. ALLAHUAKBAR!!!
Wallahu a’lam bish showab


1 komentar :

  1. kunjungi:

    http://penulismudasukses.blogspot.com/2011/03/menuju-ldk-prototipe.html

    BalasHapus