Home » » Biologis Tubuh

Biologis Tubuh

Posted by UKMI Ar-Rahman UNIMED

Mau Sehat? Ayoo Perhatikan Jam Biologis Tubuhmu 
 Oleh Noer Azieza.
 
Tema yang satu ini erat kaitannya buat para mahasiswa, karena kesehariannya disibukkan dengan seabrek tugas kuliah. Udah kebayang kan, ngerjain tugas malam-malam karena deadline dikumpul keesokan harinya. Akhirnya dipaksain deh ngerjai tugas sampai malam, bahkan ada yang sampai pagi lho! Trus pagi-paginya dikampus, mata pasti mengantuk dan badan pasti terasa lelah. Padahal Allah menciptakan manusia dan organ-organ tubuhnya untuk bekerja di waktu siang dan beristirahat di malam hari. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Allah dalam QS. Al-Furqaan ayat 47: “Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha.” (QS. Al-Furqaan: 47). Dalam surat lain tercantum QS. Ar-Ruum:23 dan QS. An-Naba’:9
Kurang mampunya kita dalam memanajemen waktu tidak hanya membuat kita sulit menyelesaikan tugas. Namun kegiatan begadang akibat mengerjakan tugas sampai dini hari ternyata berakibat buruk untuk kesehatan tubuh. Nah loh, penyakit apa?
Ada semacam penemuan terbaru dari para perawat di Rumah Sakit Nasional Taiwan. Bahwa penyebab utama kerusakan hati (lever) adalah dari pola tidur yang tidak sesuai dengan jam biologis tubuh. Tidur terlalu malam dan bangun terlalu siang bisa menyebabkan hati kita jadi rusak. dan ini bisa mengundang penyakit-penyakit lainnya.
Jangan lah kita tidur lewat dari jam 10 malam. Kenapa? Karena di antara jam 22.00 sampai jam 01.00, saat ini adalah terjadinya proses pembuangan racun ( detoksifikasi ) di bagian hati. Proses Detoksifikasi ini bisa berlangsung baik jika kita dalam keadaan tertidur pulas. Pagi hari antara jam 5 sampai dengan jam 7 proses detoksifikasi terjadi di bagian usus besar, pada saat ini sebaiknya kita buang air besar. Pada pagi hari, jangan lupa untuk sarapan pagi, karena proses penyerapan gizi di usus halus terjadi antara jam 7 sampai jam 9 pagi.
Tidur yang berkualitas di malam hari merupakan upaya optimalisasi dalam detoksifikasi untuk menetralisir toksin yang mengontaminasi tubuh. Detoksifikasi tubuh, terjadi terutama pada hati, tercapai optimal saat tidur. Mekanisme tersebut berkaitan erat dengan diproduksinya antioksidan sebagai penetral toksin. Pada tidur yang berkualitas, detoksifikasi hati dapat berjalan optimal, khususnya dalam pembentukan asam amino glutathione sebagai antioksidan yang menetralisasi stres oksidatif dan radikal bebas.
Rasulullah telah mencontohkan untuk tidur di awal malam dan bangun di awal sepertiga malam terakhir. “Dari Abu Barzah bahwasanya Rasulullah membenci tidur sebelum Isya’ dan bercakap-cakap setelahnya.“ (HR. Bukhari dan Muslim).
Dari ‘Aisyah ra., bahwasanya Nabi saw. biasa tidur pada permulaan malam dan bangun pada akhir malam, kemudian mengerjakan salat. (HR. Bukhari dan Muslim)
Tidur optimal berdasarkan tuntunan Al-Qur’an dan sunnah di atas dapat dibuktikan kebenarannya. Dr Ray Meddis, profesor di Department of Human Sciences, England University of Technology, mengatakan bahwa manusia sebenarnya hanya perlu tidur malam selama tiga jam. Oleh karena itu, pengaturan waktu tidur yang baik haruslah sesuai kadar yang dibutuhkan dan dilakukan secara optimal.


0 komentar :

Posting Komentar